Lubang Neraka di Dunia

Posted by on Jan 31, 2011

Banyak sekali lubang-lubang di dunia ini yang sangat dalam dan lebar, dan bisa dikatakan sebagai lubang neraka yang ada di dunia. Lubang-lubang ini ada yang terbentuk melalui tangan-tangan manusia dan ada pula yang terbentuk karena peristiwa alam.

Tambang Bingham Canyon
Utah























Tambang Bingham Canyon merupakan tambang terbuka terbesar di dunia. Hasil dari tambang ini berupa tembaga dan terletak di pegunungan Oquirrh, Utah. Tambang Bingham Canyon memiliki diameter 4 km(2.5 mil) dengan kedalaman 1.2 km (0.75 mil).

Tambang ini di temukan sekitar tahun 1850-an, tetapi penggaliannya di mulai pada tahun 1873 setelah pembangunan rel kereta api.

Tambang Chuquicamata
Chili























Tambang Chuquicamata terletak di bagian utara Chile , 215 km timur laut Antofagasta dan 1.240 km sebelah utara ibukota, Santiago. Tambang ini memiliki kedalaman 850 meter dan merupakan tambang terdalam kedua setelah Tambang Bingham Canyon.

Selama bertahun-tahun Tambang Chuquicamata merupakan tambang dengan produksi tahunan terbesar di dunia tetapi baru-baru ini dikalahkan oleh Tambang Escondida.

Tambang Udachnaya Pipe
Rusia






















Tambang Udachnaya Pipe merupakan sebuah tambang berlian di Rusia. Memiliki kedalaman 600 meter dan merupakan tambang terbuka terdalam peringkat tiga setelah Tambang Bingham Canyon dan Tambang Chuquicamata.

Tambang Udachnaya Pipe ditemukan pada tanggal 15 Juni 1955, hanya dua hari setelah ditemukannya tambang berlian Mir oleh ahli geologi Soviet Vladimir Shchukin dan timnya.

Lubang Sinkhole
Guatemala





















Lubang Sinkhole terjadi pada bulan Februari 2007, memiliki kedalaman mencapai 300 kaki , menelan selusin rumah di Guatemala – membunuh 2 orang dan menyebabkan ribuan orang dievakuasi. Lubang pembuangan itu disebabkan oleh hujan dan aliran limbah bawah tanah.

Tambang Berlian Diavik
Kanada





















Tambang Berlian Diavik – “Diavik Mine” terletak di daerah utara Slave, kawasan Barat Laut Kanada dan sekitar 300 km (186 mil) utara Yellowknife. Tambang Berlian Diavik mulai produksi pada bulan Januari 2003 dan menghasilkan 8 juta karat (1600 kg) berlian setiap tahun.

Mirny Diamond Mine
Siberia























Tambang Berlian Mirny – “Mirny Diamond Mine”, ditemukan pada tanggal 13 Juni 1955 oleh ahli geologi Soviet yaitu Yuri Khabardin , Ekaterina Elagina dan Viktor Avdeenko selama Ekspedisi Amakinsky besar di Yakut ASSR . Mereka menemukan jejak-jejak batuan vulkanik kimberlite yang biasanya dikaitkan dengan berlian.

Tambang Berlian Mirny memiliki kedalaman 525m dan diameter 1200m sehingga menempatkannya menjadi tambang terbesar ke-4 di dunia. Pada tahun 1960, tambang berlian ini mampu memproduksi 10.000.000 karat (2.000 kg) berlian per tahun.

Great Blue Hole
Belize
























Lubang Biru Besar – “Great Blue Hole” di Belize merupakan hasil reruntuhan suatu system gua batu kapur yang terbentuk saat permukaan laut lebih rendah yang terjadi berulang-ulang. Lubang ini memiliki diameter lebih dari 300 meter dana kedalaman sekitar 124 meter (detail Lubang Biru Belize).

Monticello Dam
California























Monticello Dam merupakan bendungan yang terletak di Napa County, California, Amerika Serikat di bangun pada tahun 1953 sampai tahun 1957. Bendungan Monticello mampu memiliki katup bulat besar dengan laju 48.400 kaki kubik per detik (1370 meter kubik per detik).

Kimberley Diamond Mine
Afrika Selatan























Kimberley merupakan sebuah kota di Afrika Selatan yang menjadi ibukota dari Northern Cape. Terletak di dekat pertemuan sungai Vaal dan Orange.

Tambang Berlian Diamond Mine atau yang lebih dikenal sebagai “Big Hole” merupakan sebuah lubang yang di gali dengan tangan-tangan manusia dengan memiliki luas luas 17 hektar dengan lebar 463 meter dan kedalaman sampai 240 meter. Dari pertengahan Juli 1871 sampai 1914, 50.000 penambang menggali lubang dengan menggunakan sekop dan menghasilkan 2.722 kg berlian.

Darvaza Gas Crater
Turkmenistan





















Pada tahun 1971, ahli geologi menemukan deposit bawah tanah secara besar-besaran gas alam di situs ini. Sementara menggali lubang untuk tekan gas, rig pengeboran ambruk meninggalkan lubang besar. Untuk mencegah gas beracun dari keluar, lubang diizinkan untuk dibakar. Itu akan terus menyala hingga hari ini dan telah melakukan hal itu tanpa henti.

Lubang Neraka di Uzbekistan
Uzbekistan























Lubang Neraka di Uzbekistan yang disebut mirip pintu neraka “The Door to Hell” tersebut telah ada di Uzbekistan sejak 1975 dan hingga kini ukurannya semakin membesar hingga luasnya mencapai 2 kali lapangan bola. Lubang neraka di bumi itu, kedalamannya pun mencapai hingga 30 meter (detail Lubang Neraka di Uzbekistan).

Sumber: http://www.masdoyok.co.cc/2010/01/kopi-tjap-cangkir-ngobrol-seputar.html#nabble-td681226

Fenomena Alam :Lubang Neraka,Lubang Neraka dunia,Lubang Neraka di dunia,lubang-lubang neraka dunia,Tambang Bingham Canyon,Tambang Chuquicamata,Tambang Udachnaya Pipe,Lubang Sinkhole,Tambang Berlian Diavik,Mirny Diamond Mine,Monticello Dam,Kimberley Diamond Mine,Darvaza Gas Crater Turkmenistan

Lubang Neraka di Uzbekistan

Posted by on Oct 2, 2010

Ada Lubang Neraka yang menganga di Uzbekistan. Lubang Neraka yang disebut mirip pintu neraka “The Door to Hell” tersebut telah ada di Uzbekistan sejak 1975 dan hingga kini ukurannya semakin membesar hingga luasnya mencapai 2 kali lapangan bola. Lubang neraka di bumi itu, kedalamannya pun mencapai hingga 30 meter.

‘Pintu neraka’ tersebut terdapat di lokasi jurang besar di bawah tanah. Ahli geologi menemukan Lubang Neraka tersebut saat melakukan penggalian menggunakan alat berat untuk pengeboran gas alam. Saat itu,Semua peralatan penggalian masuk terperosok ke dalam lubang tersebut.

Jurang itu dipenuhi dengan gas bumi yang beracun. Untuk menghindari gas beracun yang telanjur terbuka ke langit bumi itu menyebar, para ahli memutuskan untuk membakarnya. Posisinya berada di dekat kota kecil bernama Davaz, Uzbeksitan.

Praktis sejak 1975 Lubang Neraka raksasa itu menyemburkan api seperti gunung berapi dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu. Masyarakat Uzbekistan yang tinggal disekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan panas hingga beberapa ratus meter sehingga dinamakan ‘pintu neraka’.

Sampai sekarang belum ada penjelasan apakah ‘pintu neraka’ itu ukurannya melebar atau stabil karena gas yang keluar dari perut bumi itu langsung terbakar. Walau terkena hujan pun, apinya tidak mati.

Lubang Neraka raksasa itu kelihatan dari kejauhan karena berada di daratan tandus yang luas. Bila malam, tampak semakin jelas dengan sorotan cahaya kekuningan yang bersumber dari ‘pintu neraka’ itu.

Mirip dengan bencana lumpur Lapindo, yang terus mengeluarkan lumpur panas gara-gara pengeboran yang dinilai gagal sehingga menyembur ke permukaan bumi.

Hingga kini juga belum ada ahli geologi yang mampu menghentikan semburan lumpur panas Lapindo. Yang bisa dilakukan hanya membatasi agar area efek lumpur panas itu tidak terus melebar.












































Sumber: http://www.dakdem.com/artikel-bebas/19-artikel-bebas/604-pintu-neraka-di-uzbekistan-terbuka-sejak-tahun-1975

Fenomena Alam :Lubang Neraka di Uzbekistan,Lubang Neraka,Lubang api,Pintu neraka,lubang neraka di bumi,lubang neraka uzbekistan