Pagoda Avalokitesvara Semarang

Posted by on Nov 29, 2011

Pagoda AvalokitesvaraPagoda Avalokitesvara terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, depan Markas Kodam Diponegoro, Watu Gong, Semarang. Pagoda ini berada di dalam kompleks Vihara Buddhagaya Watugong dengan ketinggian bangunan 45 meter dan memiliki 7 tingkat yang memiliki arti seorang pertapa akan mencapai kesucian dalam tingkat ketujuh.

Pagoda Avalokitesvara berbentuk segi delapan dengan ukuran 15 x 15 meter. Mulai dari tingkat kedua hingga keenam dipasang patung Dewi Kwan Im (Dewi Welas Asih) yang menghadap empat penjuru angin. Ini bertujuan agar sang dewi memancarkan kasih sayangnya ke segala arah mata angin.

Pada tingkat tujuh ada patung Amitaba, yakni guru besar para dewa dan manusia. Paling puncak pagoda terdapat Stupa untuk menyimpan relik (butir-butir mutiara) yang keluar dari Sang Buddha. Bagian depan pagoda juga terdapat patung Dewi Welas Asih ini serta Sang Buddha yang duduk dibawah pohon Bodi.

Semuanya ditata dengan rapi dipadukan dengan keasrian lingkungannya serta ditambah dengan keindahan arsitektur Tiongkok menjadikan tempat ini relatif menyenangkan untuk berziarah serta beribadah maupun sekedar mampir untuk istirahat melepas lelah karena dalam perjalanan.

Sumber :
flickr.com/photos/hotma/3515281517/
potlot-adventure.com/2009/03/14/pagoda-avalokitesvara/
bpras.com/traveling/semarang/pagoda-avalokitesvara-buddhagaya-watugong-semarang/

Tour :Pagoda Avalokitesvara,Pagoda Avalokitesvara Watugong

Posted in Tour || No Comments »

Tengkorak Manusia dan Misteri Alien

Posted by on Nov 21, 2011

Tengkorak AlienDua tengkorak mumi di temukan di kota Andahuaylillas, bagian selatan Quispicanchi, Peru. Tengkorak ini di duga merupakan tengkorak alien karena memiliki ukuran yang berbeda dengan ukuran normal tengkorak manusia. Mumi pertama memiliki ukuran kepala tengkorak lebih besar 50 cm (20 inchi) dari mumi kedua.

Tengkorak tersebut ditemukan Renato Davila Riquelme, yang bekerja di Museum Privado Ritos Andinos, di Cusco, Peru Tenggara. Ia mengatakan bahwa lubang mata kerangka tersebut lebih lebar dari ukuran normal mata manusia pada umumnya. Dalam kerangka itu juga tengkoraknya sangat lembut, yang merupakan karakteristik pada anak berusia satu tahun, yang disebut open fontanelle. Tengkorak juga mempunyai geraham yang lebar yang hanya ditemukan pada orang manula.

Ia mengatakan tiga antropologis dari Spanyol dan Rusia, telah datang ke museum pada pekan lalu untuk menginvestigasi penemuan ini dan mereka sepakat bahwa ini bukan seorang manusia. Mereka juga akan melakukan studi lebih lanjut soal ini.

“Meskipun penilaian dari luaran, ini sangat jelas tidak sesuai dengan setiap kelompok etnis di dunia,” sebutnya. Bekas bola mata dalam rongga akan membantu menentukan genetic DNA dan menuntaskan kontroversi apakah ini manusia atau tidak.

Mumi yang kedua ditemukan tidak lengkap, hanya berukuran 30 cm (12 inchi). Mumi ini tidak mempunyai wajah dan tampak terbalut dalam sebuah jaringan plasenta, menunjukkan mumi sedang mengandung janin.

Bekas mumi tersebut yang sangat menyerupai tengkorak Kristal segitiga pada 2008 dalam Film Indiana Jones dan Kingdom of The Crystal Skull, yang ternyata alien asli dan memiliki kekuatan supranatural.

Sumber : VIVAnews

teknologi :Tengkorak Manusia,Misteri Alien,Tengkorak Alien

Tour ke Situ Patenggang

Posted by on Aug 11, 2011

Peta Bandung SelatanSitu Patengan atau Situ Patenggang terletak di daerah Ciwidey, Bandung Selatan, Indonesia. Situ patenggang dapat di capai dari Jakarta melalui Tol Cipularang dengan jarak tempuh sekitar 185 km (keluar melalui pintu tol kopo) atau berjarak 5 km dari lokasi objek wisata Kawah Putih.

Jika ingin menggunakan kendaraan umum, anda harus menuju terminal Ciwidey dengan menggunakan Bus atau Elf dari terminal Leuwi Panjang dengan tarif sekitar Rp. 6.000, kemudian dilanjutkan menggunakan angkot langsung ke pintu masuk Situ Patengan (banyak terdapat di terminal Ciwidey) dengan tarif sekitar Rp.10.000.

Danau ini memiliki luas sekitar 48 ha dan terdapat pulau kecil yang dinamakan pulau Asmara karena memiliki bentuk seperti hati. Situ Patengan terletak pada ketinggian 1600m diatas permukaan laut dan dikelilingi kebun teh Rancabali.

Situ PatenggangNama Situ Patengan berasal dari bahasa Sunda, “Pateangan-teangan” yang artinya saling mencari.

Dikisahkan dahulu kala ada sepasang sejoli yaitu Ki Santang dan Dewi Rengganis yang saling mencintai. Mereka berpisah sekian lamanya, dan saling mencari. Akhirnya mereka bertemu di tempat yang dinamakan Batu Cinta. Dewi Rengganis pun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (pulau Asmara/pulau Sasaka).

Batu Cinta - Situ PatenggangJika ingin mengunjungi Batu Cinta, Anda dan rombongan bisa menggunakan perahu dayung dengan ongkos Rp 130 ribu pp — yang bisa ditawar hingga setengah harga.

Perjalanan ke lokasi Batu Cinta membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Di lokasi ini, Anda dapat mendaki bukit di belakangnya, memasuki kebun teh dan mengambil gambar di situ. Ada pula sebuah tempat yang lebih tinggi dari sekelilingnya, sehingga Anda bisa leluasa mengambil gambar sekeliling danau.

Waktu terbaik untuk datang ke Situ Patengan adalah pagi hari, saat langit masih berwarna biru bersih. Perpaduan biru langit dan hijau kebun teh menghasilkan pemandangan yang tak terlupakan.

Harga Tiket Masuk :
Rp 6 ribu per orang
Rp 11.500 per mobil

Sumber :

http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/116-situ-patengan-danau-di-tengah-kebun-teh

images.google.com

http://www.indotravelers.com/bandung/situ-patengan.html

Tour :Situ Patengan,Situ Patenggang,Batu Cinta,Batu Cinta Situ Patenggang,Situ Patenggang Bandung,Situ Patengan Bandung

Posted in Tour || No Comments »