Rambut Terpanjang di Dunia
Posted by on Feb 9, 2011
Dengan rambut sepanjang 6m dan berat 10 kg, Tran Van Hay mungkin adalah pemegang rekor Rambut Terpanjang di Dunia.
Pemilik rambut terpanjang ini terakhir memotong rambutnya ketika usianya 25 tahun. Beliau meninggal dunia pada usia 79 tahun, pada tahun 2010 lalu.
Ketika dia memotong rambutnya, dia mengalami sakit parah. Sejak itu dia tidak pernah memotong lagi rambutnya, dan sangat jarang juga mencuci rambutnya. Terakhir dia mencuci rambutnya adalah 11 tahun yang lalu.
Karena rambutnya yang sangat berat, dia sering kali merasa kesulitan, karena tidak bisa naik motor atau bekerja di sawah. Pemilik rambut panjang ini dikenal sebagai seorang “dukun” atau herbalis, kerap mengobati orang menggunakan obat herbal dengan gratis. Menurut istrinya, kehidupannya berubah menjadi lebih baik, setelah dia tidak lagi memotong rambutnya.
Sumber:
AsiaOne
reuter
Desa Idiot Balong Ponorogo
Posted by on Jan 26, 2011
Balong, Ponorogo, Jawa Timur Fenomena Balong ini memang memprihatinkan. Akibat kemiskinan dan gizi buruk yang dialami di daerah Kaki Gunung Balong, Ponorogo,Jawa Timur, dari 5000 penduduk di desa ini, 111 diantaranya mengalami keterbelakangan mental atau yang dikenal awam sebagai idiot. Menurut kepala desa Karang Patiha, Balong, hal ini sudah terjadi selama berpuluh puluh tahun dan membuat desa ini dikenal sebagai Desa Idiot.
Sayangnya, banyak warga yang tidak mampu mengobati atau memeriksakan kesehatan mereka akibat keterbatasan dana dan kemiskinan. Jangankan untuk berobat, banyak warga Kaki Gunung Balong ini yang sehari-hari hanya makan singkong kering atau gaplek.
Mayoritas warga idiot karena gizi buruk ini berusia 40 tahun ke atas. Sebagian kecil lainnya adalah warga dengan usia balita hingga 30-an tahun. Dari total 1.756 KK penduduk yang tercatat dalam statistik Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, 1.203 KK diantaranya hidup dibawah garis kemiskinan.
Selain di Desa Karangpatihan, ada juga Desa Pandak, Kecamatan Balong, Ponorogo. Di desa tersebut , dari 3.800 penduduknya, sekitar 60 persen warga desa tersebut sangat miskin. Bahkan, 53 di antaranya, mengalami keterbelakangan mental (idiot).
sumber:
www.metrotvnews.com
www.koranjakarta.com
Lingkaran UFO Sleman Jogjakarta
Posted by on Jan 24, 2011
Sleman Sebuah Lingkaran UFO ( Crop circle ) ber pola cakra diduga terbentuk di persawahan Berbah, Sleman, Jogyakarta di propinsi Jawa Tengah pada Sabtu 22 Januari 2011 malam. Ngadiran (60 tahun), salah satu pemilik sawah, menyatakan, pada Sabtu tengah malam itu sudah melihat padi di sawahnya rubuh.
Lokasi yang diduga jejak pendaratan UFO berada di atas sekitar enam sampai tujuh petak sawah yang siap panen. Sawah yang menjadi jejak geometris aneh itu berada di sebelah barat pinggiran jalan pedesaan Sleman, membentuk sebuah Lingkaran UFO atau Crop circle yang berbentuk seperti cakra.
Kini, ratusan warga masih berjejalan di lokasi yang menjadi pusat perhatian. Tali tambang membentang di lingkaran jejak aneh itu. Tali itu untuk membatasi agar tidak ada warga yang masuk ke lokasi.
Hingga kini belum ada penjelasan ilmiah terkait jejak aneh di Sleman itu. Seorang warga Sleman, Edi Winarno yang sempat masuk ke lokasi bersama pemilik sawah menceritakan kesaksiannya. Kata dia, pola yang terbentuk sangat rapi, tidak ada padi yang patah.
Berbagai pihak telah berusaha memberi penjelasan, LIPI mengatakan bahwa itu bukanlah jejak UFO, namun pihak dari BETA dan Komunitas UFO yakin bahwa Lingkaran itu adalah murni Jejak UFO.
Sumber:
VIVAnews.com
detiknews.com
