Toba hampir membuat manusia punah
Posted by on Sep 1, 2010
Mungkin tak banyak yang tahu bahwa danau toba terbentuk dari letusan gunung berapi terbesar dalam sejarah. Letusan yang membentuk kawah sebesar 100km x 35km tersebut kemudian perlahan terisi air sehingga menjadi sebuah danau.
Letusan yang terjadi di sumatra 73000 tahun yang lalu itu telah mengakibatkan kerusakan yang luar biasa sehingga membuat populasi manusia saat itu hampir punah dan hanya tersisa 5000 -10000 orang saja.
Teori ini pertama diungkapkan oleh peneliti dari Universitas Illinois, Stanley H. Ambrose di tahun 1998. Debu akibat letusan ini tersebar hingga ke afrika selatan. Menurut penelitiannya, debu vulkanik menutupi sebagian besar sinar matahari selama 6 tahun. Ini menyebabkan terjadinya jaman es yang kemudian berlangsung hingga 1800 tahun dan suhu bumi saat itu turun sebesar 16 derajat celcius berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan peneliti di Greenland.
Banyak dugaan bahwa letusan ini juga telah mengakibatkan punahnya berbagai species, dan menimbulkan tumpukan debu vulkanik setebal 1-5m hinga ke india, dan menyebabkan perubahan vegetasi. Analisa karbon isotop menunjukan bahwa india tengah tertutup oleh hutan sebelum letusan ini, namun kemudian hutan tersebut hilang berganti padang rumput.
sumber: http://www.sciencedaily.com/releases/2009/11/091123142739.htm
Penampakan Alien
Posted by on Aug 25, 2010
Penampakan Alien
Kita sering kali mendengar banyak penampakan alien atau mahluk luar angkasa di bumi ini. Penampakan alien ini banyak sekali yang telah tercatat, tetapi untuk kebenarannya masih di ragukan. Berikut ini beberapa penampakan alien yang terjadi di beberapa negara.
1. The Battle of Los Angeles (Pertempuran Los Angeles)
Pada bulan Februari 1942, hanya tiga bulan setelah serangan terhadap Pearl Harbour, benda terbang tak dikenal Kembali terlihat terbang di atas LA, diperkirakan benda tersebut adalah UFO, Tetapi kemudian UFO diperlakukan bukan sebagai sesuatu yang harus diketahui tetapi sebagai ancaman langsung. kemudian pesawat Jepang, US Army merencanakan untuk menembakkan 1.400 peluru ke langit.
Namun, kejadian itu mengakibatkan enam warga sipil tewas – tiga tewas akibat tembakan yang nyasar dan tiga menderita serangan jantung. Apa yang terbang di atas Los Angeles malam itu? Laporan dari tiem state menyatakan bahwa ada sesuatu yang objek bergerak lambat (mungkin balon udara) dan beberapa lebih kecil yang terbang dalam formasi, mereka percaya bahwa itu adalah pesawat tempur.
Kemungkinan bahwa pesawat itu tidak dapat diidentifikasikan tetap kuat.
Namun memo dari Jenderal Marshall kepada Presiden Roosevelt menunjukkan sebaliknya. Dalam memo Marshall memberikan rincian kecepatan UFO dan ketinggian dan ada spekulasi untuk tujuan mereka. Kebudian memo kedua juga menyatakan bahwa pesawat jatuh dari ‘asal dunia lain’ itu ditemukan di luar kota, namun dipertanyakan keasliannya.
2. The Colares UFO flap
Adalah sebuah rangkaian pertemuan UFO di Brasil yang pantas disebut salah satu pertemuan UFO yang paling mengagumkan dari semua yang telah ada. Selama 1977 sejumlah UFO dilaporkan telah menyerang penduduk Colares dengan sinar radiasi. Dr Wellaide Carvalho tengah menangani tiga puluh lima pasien yang diduga keracunan radiasi. Beberapa juga mengalami luka bakar radiasi dengan luka tusukan kecil di dalam area yang terbakar. Dokter juga menyatakan dirinya telah terkena didalam dirinya sendiri, tetapi tidak menderita efek sakit.
3.The Belgian UFO wave
The Belgian UFO wave adalah nama yang diberikan untuk adanya penampakan UFO di Belgia. The Belgian UFO wave berlangsung dari musim dingin 1989 sampai musim semi tahun 1990 di mana banyak saksi melihat sejumlah UFO berbentuk segitiga yang sama dengan yang terlihat di atas Phoenix tujuh tahun kemudian. Angkatan Udara Belgia juga ikut terlibat, dan menambahkan kredibilitas untuk kasus ini.
Selama enam bulan di wilayah Belgia dan mencapai puncaknya pada malam 30 Maret 1990, ketika sebanyak 13.500 orang melaporkan melihat UFO (2.600 telah mengajukan laporan tertulis yang menggambarkan apa yang mereka lihat). Angkatan Udara belgia menyatakan UFO terlacak oleh radar dan bahkan telacak di F-16 jet tempur. F-16 mencoba untuk mencegat UFO sembilan kali. Pada tiga kesempatan mereka mampu mempertahankan kunci senjata selama beberapa detik tetapi obyek mengubah arah dan kecepatan yang begitu cepat . F-16 mengejar ke UFO selama satu jam sebelum kembali. Dan Saksi di lapangan melaporkan bahwa UFO itu menghilang dalam satu setengah jam.
4. Varginha UFO Incident
UFO juga terlihat di Varginha, Brasil pada tahun 1996 merupakan penampakan UFO yang unik dan Menarik. Angkatan Udara Brasil (FAB) selalu terdengan melakukan pertempuran dengan UFO, Tetapi pada kasus ini menunjukkan bahwa mereka menutup-nutupi dan bahkan mereka telah berkolusi dengan AS dalam konspirasi.
Amerika Serikat yang pertama memperingatkan FAB bahwa UFO sedang bepergian dengan kecepatan tinggi menuju kota Varginha (walaupun sudah beberapa penampakan di kota ini). warga Varginha menyaksikan beberapa benda aneh melayang di jalan-jalan. Beberapa bahkan tertangkap kamera. UFO tampak seperti gumpalan asap tetapi mereka bergerak tidak teratur. Beberapa saksi melaporkan bahwa salah satu UFO meninggalkan jejak asap di belakangnya.
5. The Phoenix Lights
Insiden ini biasanya disebut sebagai The Phoenix Lights adalah karena penampakan UFO dalam skala besar. Sebenarnya insiden ini tidak dimulai dari Phoenix, namun di Henderson, Nevada di mana seorang pria melaporkan melihat sebuah kapal besar berbentuk V”dengan enam lampu di bawah yang lewat di atas kepala, kemudian disampaikan ke Arizona dan dilihat dilihat oleh mantan polisi di kota Paulden. Penampakan lampu dalam formasi segitiga yang sama ditemukan oleh sejumlah orang di Prescott, Arizona hanya selang beberapa menit dari kejadian henderson. jejak Penampakan ini menunjukkan menuju ke arah selatan kota Phoenix.
Sumber : http://ipoetmedia.blogspot.com/2010/05/5-penampakan-alien-yang-menakjubkan.html
Asal Mula Lapangan Banteng
Posted by on Aug 22, 2010
Lapangan Banteng disebut waterlooplein pada jaman penjajahan Belanda. Pada masa itu, lapangan banteng dikenal dengan sebutan Lapangan Singa karena ditengahnya terpancang tugu peringatan kemenangan perang di Waterloo, dengan patung singa di atasnya.
Tugu tersebut didirikan pada jaman pemerintahan pendudukan tentara Jepang. Setelah Indonesia merdeka namanya diganti menjadi Lapangan Banteng, rasanya memang lebih tepat, bukan saja karena singa mengingatkan kita pada lambang penjajah, tetapi juga tidak terdapat dalam dunia fauna kita. Sebaliknya, banteng merupakan lambing nasionalisme Indonesia.
Disamping itu, besar kemungkinan pada jaman dahulu tempat yang kini menjadi Lapangan itu dihuni berbagai macam satwa liar seperti macan, kijang, dan banteng. Pada waktu J.P. Coen membangun kota Batavia di dekat muara Ci Liwung, lapangan tersebut dan sekelilingnya masih berupa hutan belantara yang sebagian berpaya – paya (De Haan 1935:69).
Menurut catatan resmi, pada tahun 1632 kawasan tersebut menjadi milik Anthony Paviljoen Sr, dikenal dengan sebutan Paviljoensveld, atau Lapangan Paviljoen Jr. Agaknya, pemilik kawasan itu lebih suka menyewakannya kepada orang – orang Cina yang menanaminya dengan tebu dan sayur – mayor, sedangkan untuk dirinya sendiri ia hanya menyisakan hak untuk berternak sapi. Pemilik berikutnya adalah seorang anggota Dewan Hindia, Cornelis Chastelein, yang memberi nama Weltevreden, yang kurang lebih artinya ‘sungguh memuaskan”, bagi kawasan tersebut setelah berganti – ganti pemilik, termasuk Justinus Vinck yang mulai pertama membangun Pasar Senen, pada tahun 1767, tanah Weltevreden menjadi milik Gubernur Jenderal Van der Parra. Pada awal abad ke-19 Weltevreden semakin berkembang tangsi pasukan infanteri juga berbagai kesenjataan lainnya yang tersebar sampai ke Taman Pejambon dan Taman du Bus, di belakang kantor Departemen Keuangan sekarang.
Pada pertengahan abad ke-19 Lapangan Banteng menjadi tempat berkumpulnya golongan elit Kota Batavia. Setiap Sabtu sore sampai malam diperdengarkan musik militer (V.I. van de Wall 1933: 18-19).
Patung yang berada di tengah-tengah lapangan Banteng ini dibuat pada tahun 1962, pada waktu bangsa Indonesia sedang berjuang untuk membebaskan wilayah Irian Barat (Irian Jaya, kemudian sekarang menjadi Papua). Ide pembuatan patung berasal dari Bung Karno, kemudian “diterjemahkan” oleh Henk Ngantung dalam bentuk sketsa. Ide tersebut tercetus dari pidato Bung Karno di Yogyakarta. Pidato Bung Karno telah menggerakkan massa untuk bertekad membebaskan saudara-saudaranya di Irian Barat dari belenggu penjajahan Belanda.
Patung ini menggambarkan seorang yang telah berhasil membebaskan belenggu (maksudnya adalah penjajahan Belanda).

Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/04/asal-usul-nama-tempat-di-jakarta-part-3/
http://exbb.blogdetik.com/files/2008/11/peta-senen-indah.JPG
http://www.jakarta.go.id/jakv1/encyclopedia/detail/2331