HR Rasuna Said

Posted by on Sep 12, 2012

HR Rasuna SaidJika Anda warga Jakarta atau yang pernah tinggal di Jakarta, Anda tentu mengetahui Jalan HR Rasuna Said di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. HR Rasuna Said atau Hajjah Rangkayo Rasuna Said merupakan salah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia dan juga merupakan pahlawan nasional Indonesia. Beliau lahir pada 14 September 1910 di Maninjau, Agam, Sumatera Barat.

H.R. Rasuna Said adalah seorang muda yang mempunyai kemauan yang keras dan berpandangan luas. Sama seperti R.A Kartini, ia juga memperjuangkan adanya persamaan hak antara pria dan wanita. Awal perjuangan beliau dimulai dengan beraktivitas di Sarekat Rakyat sebagai Sekretaris cabang dan kemudian menjadi anggota Persatuan Muslim Indonesia (PERMI). Beliau sangat mahir dalam berpidato yang isinya mengecam secara tajam ketidak adilan pemerintah Belanda, sehingga beliau sempat ditangkap dan dipenjara pada tahun 1932 di Semarang.

Pada masa pendudukan Jepang, beliau ikut serta sebagai pendiri organisasi pemuda Nippon Raya di Padang yang kemudian dibubarkan oleh Pemerintah Jepang.

H.R. Rasuna Said duduk dalam Dewan Perwakilan Sumatera mewakili daerah Sumatera Barat setelah Proklamasi Kemerdekaan, diangkat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Serikat (DPR RIS), kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung sejak 1959 sampai akhir hayat beliau.

H.R. Rasuna Said meninggal di Jakarta pada tanggal 2 November 1965, pada usia 55 tahun dan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Beliau meninggalkan seorang putri (Auda Zaschkya Duski) dan 6 cucu (Kurnia Tiara Agusta, Anugerah Mutia Rusda, Moh. Ibrahim, Moh. Yusuf, Rommel Abdillah dan Natasha Quratul’Ain).

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Rasuna_Said

Tokoh :Rasuna Said

Posted in Tokoh || 117 Comments »

Undur-Undur

Posted by on Mar 20, 2012

Undur-undurUndur-undur merupakan jenis serangga dari kelompok famili Myrmeleontidae. Disebut undur-undur karena larvanya yang berjalan mundur sambil menggali sarang jebakan di tanah berpasir.

Diperkirakan terdapat sekitar 2.000 spesies undur-undur yang tersebar di seluruh dunia, terutama di wilayah bersuhu hangat dan berpasir.

Undur-undur memiliki ukuran yang bervariasi, ukuran terbesar di dunia diketahui berasal dari genus Palpares yang hidup di Afrika dengan rentang sayapnya mencapai 16 cm. Sedangkan spesies yang terkecil berasal dari wilayah Arabia dengan rentang sayapnya hanya sekitar 2 cm. Mayoritas undur-undur sendiri umumnya berukuran antara 4-10 cm.

Undur-undur DewasaUndur-undur mengalami metamorfosis sempurna: telur, larva, kepompong, dan dewasa. Perkembangan undur-undur dimulai ketika betina meletakkan telurnya di dalam tanah berpasir dengan cara mengetuk-ngetuk abdomennya ke dalam tanah dan mengeluarkan telur-telurnya di sana.

Sekali bertelur, undur-undur betina bisa mengeluarkan hingga 20 butir telur yang kemudian akan menetas menjadi larva yang bertubuh gempal, pipih, berkaki enam, dan memiliki sepasang taring panjang di kepalanya.

Fase selanjutnya dalam pertumbuhan undur-undur adalah fase kepompong atau pupa. Kepompong mereka berupa kumpulan butiran pasir di sekitarnya yang disatukan dengan sutra dari kelenjar di abdomennya. Kepompong ini biasanya terkubur hingga beberapa sentimeter di dalam tanah. Pada fase kepompong terjadi perubahan bentuk di dalamnya dan setelah sekitar satu bulan, undur-undur dewasa akan keluar dan mulai menunggu sayapnya kering sebelum bisa terbang untuk mencari pasangan. Undur-undur dewasa rata-rata berusia antara 20-25 hari, sementara sebagian dari mereka juga diketahui bisa hidup hingga usia 45 hari.

Undur-undur dewasa jarang terlihat di alam liar karena ia baru aktif keluar di sore hari dan bisa terlihat menggerombol di malam hari saat sedang mencari pasangan kawin. Mereka juga kadang-kadang dianggap sebagai gangguan bagi manusia karena jika hinggap pada seseorang, mereka bisa memberikan gigitan yang cukup menyakitkan walaupun tidak sampai membahayakan.

Sarang Undur-undurLarva undur-undur terkenal sebagai pemangsa yang ganas karena ia memakan hampir segala jenis Arthropoda kecil, terutama semut. Ia berburu secara pasif dengan cara membuat sarang jebakan berbentuk corong, lalu bersembunyi di tengahnya sambil menunggu ada mangsa yang terperosok masuk.

Bila ada mangsa terjebak masuk ke dalam perangkapnya namun masih bisa bergerak naik, larva undur-undur akan melempari mangsanya dengan butiran pasir agar tergelincir. Larva undur-undur mengetahui kehadiran korbannya dengan cara merasakan getaran dari gerakan korbannya. Larva undur-undur juga memiliki sepasang rahang tajam dan di ujungnya terdapat lubang untuk menyuntikkan racun ke dalam tubuh mangsanya untuk membunuhnya, lalu mulai menghisap cairan tubuhnya.

Makanan undur-undur dewasa lebih bervariasi. Sebagian spesies hidup dengan memakan nektar dari bunga, sementara beberapa spesies lainnya hidup dengan memakan Arthropoda kecil seperti halnya larva undur-undur.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Undur-undur

Flora dan Fauna :undur-undur dewasa,sarang undur-undur,larva undur-undur

Posted in Flora dan Fauna || Comments Off

Perangko pertama di dunia, The Penny Black

Posted by on Mar 2, 2012

Penny BlackPerangko atau Prangko (Latin: franco) merupakan secarik kertas bergambar yang di tempelkan pada sepucuk surat, kartu pos atau benda lainnya, sebagai bukti telah melakukan pembayaran untuk jasa layanan pos.

Prangko pertama di dunia merupakan hasil gagasan Sir Rowland Hill yang diterbitkan di Inggris pada tanggal 6 Mei 1840. Oleh karena itu sampai sekarang Britania Raya mendapat perlakuan khusus. Negara ini adalah satu-satunya negara yang tidak perlu mencantumkan nama negara di atas prangko.

Prangko pertama di dunia memiliki julukan “The Penny Black” karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Memuat gambar kepala Ratu Victoria.
  • Dicetak dalam warna hitam.
  • Memuat kata postage pada bagian atasnya.
  • Memuat kata-kata one penny pada bagian bawahnya.

Sejarah Perangko
Gagasan penerbitan prangko tersebut didapatkan Rowland Hill ketika melihat seorang gadis yang menolak membayar biaya pengiriman surat dengan alasan tidak punya uang. Sir Rowland mendekati gadis tersebut dan bertanya mengapa ia menolak menerima surat tersebut. Jawaban gadis itu ternyata mengejutkan. Surat yang datang dari kekasihnya itu memuat beberapa tanda/kode yang hanya diketahui oleh mereka berdua. Tanpa harus membuka surat itu pun gadis tersebut telah tahu apa sebenarnya maksud/isi surat. Jadi, buat apa ia harus susah-susah membayar ongkos kirim surat. Hal ini membuat Sir Rowland gusar, karena bila hal tersebut sering terjadi, alangkah ruginya dinas pos dan juga bagaimana nasib karyawan yang bekerja didalamnya. Selain kasus tersebut, yang membuat Sir Rowland juga memikirkan prangko adalah ketika Sir Rowland menekuni bidang perpajakan dan ilmu administrasi, sekaligus mengamati perkembangan sosial ekonomi di Inggris pada masa itu.

Pada tahun 1930, ketika negara Inggris berkembang menjadi negara industri, transportasi mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan. Jalan kereta api mulai membentang dari Barat ke Timur dan dari Utara ke Selatan. Pada waktu itu, Rowland Hill memikirkan bagaimana mendapatkan pemasukan uang untuk kaskerajaan dari pajak pengiriman surat-surat. Bahkan pikiran dari pajak pengiriman surat-surat. Bahkan pikiran Rowland Hill juga diganggu dengan pemberian hak bagi anggota Majelis Rendah dan Majelis Tinggi dalam parlemen untuk dapat mengirim surat secara cuma-cuma tanpa batas selain itu sistem pembayaran biaya pengiriman surat oleh penerima juga banyak merugikan dinas pos. Hal tersebut dilihat oleh Rowland Hill sebagai suatu pemborosan dan sangat merugikan kas kerajaan.

Oleh karena itu, pada tahun 1837 Rowland Hill mengajukan usul kepada parlemen yang antara lain mengemukakan hal-hal sebagai berikut.

  • Ongkos pengiriman surat harus diturunkan, dengan turunnya ongkos pengiriman surat, diharapkan terjadi peningkatan jumlah surat yang dikirim.
  • Untuk lebih merangsang masyarakat agar saling berkirim surat, perlu ditetapkan tarif pos yang seragam dengan tidak memandang jarak tempuh surat tersebut.
  • Untuk menghindari penyalahgunaan biaya pengiriman surat, biayanya harus dibayar dimuka dengan menempelkan secarik kertas tanda pelunasan yang saat ini kita kenal sebagai prangko.

Pemikiran ini awalnya mendapat tentangan dari Parlemen. Namun empat tahun kemudian tepatnya pada tahun 1840 usulan Rowland Hill diterima Parlemen. Dari sinilah kemudian lahir prangko, carik kertas kecil yang dipakai sebagai tanda pelunasan pengiriman surat.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Prangko

Penemuan Terbesar :Perangko pertama di dunia,The Penny Black,Perangko,Prangko

Posted in Penemuan Terbesar || Comments Off